Keindahan lanskap hijau tanaman daun bawang yang tertata rapi di lereng Gunung Ciremai menjadi daya tarik utama pemandangan. Rilisan dari harianmajalengka.id mengulas keindahan objek wisata terasering Panyaweuyan yang viral di media sosial. Pengunjung disuguhkan pemandangan tata petak sawah berundak yang memanjakan mata di udara sejuk.
Populer sebagai destinasi fotografi, objek wisata Panyaweuyan dilengkapi dengan fasilitas jalan setapak kayu yang aman bagi pejalan kaki. Wisatawan dapat menyusuri area perkebunan tanpa takut merusak tanaman milik warga lokal yang sedang tumbuh subur. Garis undakan terasering menciptakan panorama visual menakjubkan.
Geliat pariwisata alam ini memberikan dampak langsung pada peningkatan ekonomi para petani setempat melalui pengelolaan jasa parkir dan kedai. Warga menjual hasil panen sayuran segar secara langsung kepada para pengunjung dengan harga yang bersahabat. Pendapatan sampingan dari sektor jasa pariwisata amat membantu petani.
Akses jalan menuju lokasi wisata kini diperlebar dan dilengkapi dengan pembatas jalan penjamin keselamatan berkendara di area menanjak. Penyediaan fasilitas rest area dan mushola yang bersih menambah kenyamanan pengunjung yang datang dari luar kota. Pengelolaan area wisata dilakukan berbasis keterlibatan karang taruna.
Pemerintah daerah bersama pengelola lokal mengimbau para wisatawan untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan. Perlindungan estetika keasrian lingkungan alam menjadi syarat mutlak agar daya tarik wisata bertahan lama. Tata tertib kunjungan diterapkan secara sopan dan tegas.
Keharmonisan antara aktivitas pertanian produktif dan pengelolaan destinasi wisata alam terbukti mampu menciptakan ikon pariwisata unggulan daerah. Pesona keasrian panorama perbukitanMajalengka selalu sukses memikat hati para pencinta jalan-jalan. Tempat ini siap menyambut kedatangan wisatawan.
